Keluarga dan Upaya Menciptakan Generasi Emas pada Pendidikan Anak Usia Dini

Anak yang terlahir di dunia ini selalu dalam keadaan suci artinya  mereka tidak mengenal dunia ini secara mendalam, kemudian lingkungan sosial  dan keluarga lah yang membentuk karakter anak, hal yang paling berpengaruh adalah  cara mendidik anak yang dilakukan keluarga dan lingkungan sosial.
  
Bicara tentang pendidikan usia dini, pendidikan anak usia dini memiliki peran yang menonjol dan sensitif dalam pembentukan karakter dan untuk kepentingan tahun-tahun pra-sekolah sebagai kunci perkembangan identitas semua anak (Jaipul L, 2009: 153).


Menurut undang-undang  No.20 tahun 2003 pasal 28 disebutkan, 1 PAUD diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar. 2 PAUD dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal,non- formal, dan/atau informal, 3 Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk taman kanak-kanak, raudhatul Aftal/ bentuk  yang sederajat, 4 pendidikan anak usia dini jalur pendidikan non-formal berbentuk kelompok bermain, taman penitipan anak/bentuk lain yang sederajat & 5 PAUD pada jalur pendidikan informal berbentuk pendidikan keluarga/pendidikan yang diselenggarakan dalam lingkungan.



Pendidikan anak usia dini adalah  bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan  dan perkembangan kecerdasan (daya pikir,dan emosional), fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), bahasa, spritual, dan komunikasi yang sesuai dengan keunikan dan tahapan perkembangan pada anak (Direktori Pendidikan Madrasah:  6)

Aset yang paling berharga adalah sumber daya manusia, karena sumber daya manusia yang berkualitas akan mampu mengola dan mengembangkan sumber daya lainya. Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat, cerdas dan produktif menjadi investasi yang tak ternilai,karena itu perlu di perjuangkan untuk dapat mewujudkanya melalui pendidikan sedini mungkin (Ahmad Muslim, 2018 : 69).

Selain lembaga pendidikan, keluarga juga memilik peranan yang sangat penting, karena keluarga merupakan tempat pertama dan utama bagi anak-anak dalam mendapatakan pendidikan. kepuasan psikis yang diperoleh anak dalam keluarga akan sangat menentukan  bagaimana ia akan bereakasi terhadap lingkungan.

Dadan Suryana (2016: 242) Pendidikan anak usia dini dalam keluarga adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak-anak sejak lahir hingga usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan rohani dan jasamani agar anak memiliki kesiapan untuk memasuki pendidikan tahap selanjutnya. Secara umum tujuan pendidikan usia dini ialah untuk  mengembangakan berbagai potensi anak sejak dini sebagai persiapan dalam hidup sehingga dapat menyesuaikan diri dengan lingkunganya. Pelaksanaan pendidikan anak usia dini hendaknya menggunakan prinsip-prinsip antaranya : kegiatan pembelajaran pada anak harus senantiasa berorientasi kepada kebutuhan anak. Anak usia dini dalah anak yang sedang membutuhkan upaya-upaya pendidikan untuk mengoptimasi semua potensi anak-anak.

Jean Piaget (1972) dalam buku Dadan Suryana (2016 :216), mengemukan tentang bagaimana anak-anak belajar “anak belajar  melalui interaksi dengan lingkunganya. anak seharusnya mampu melakukan percobaan dan penelitian sendiri. Guru/Orangtua  bisa menuntun anak-anak dengan menyediakan bahan-bahan yang tepat, tetapi yang terpenting agar dapat memahami sesuatu, ia terus membangun pengertian itu sendiri, dan ia harus menemukanya sendiri.



Indra Hisbi (2017: 203), orang tua mempunyai kewajiban yang besar untuk membimbing, mengarahkan dan betanggung jawab menciptakan kondisi lingkungan keluarga yang religius, dengan kondisi seperti ini anak akan tetap bisa terjaga keyakinanya dan tidak mudah terbawa arus zaman yang sering berubah dan bervariasi.

Kerena itu, proses pendidikan harus dilandasi dengan ilmu supaya tidak terjadinya kesalahan dalam mendidik, tindakan ibu yang sepertinya sepele dapat berdampak buruk pada perkembangan anak, karena itu kedekatan ibu dengan seorang anak adalah hal terpenting, seorang ibu dan keluarga juga harus berusaha mendekatkan  dengan hati, serta bersabar dalam mendidik anak, anak adalah aset nomor satu jangan lupakan kedekatan seorang ibu dan keluarga, karena keluarga adalah hal utama dan  bagian dari darah daging, sehingga pendidikan karakter dan upaya menciptakan  generasi emas dapat tercapai dengan mudah.

Setelah memastikan pendidikan anak usia dini dilingkungan keluarga baik maka anak perlu menemukan pendidikan yang tepat dalam menpaki jenjang selanjutnya atau  pendidikan tingkat kanak-kanak karena itu, hadir sekolah yang berkomitmen untuk menyediakan program yang sesuai dengan perkembangan berdasarkan pada kebutuhan atau kemampuan serta kekuatan anak didik, dan berkomitmen untuk mengoptimalkan kemampuan peserta didik secara baik. Sekolah ini bernama “Apple Tree Pre-School BSD Tree Of Knowledge, Widsom & Growth.



Apple Tree Pre-School BSD”, adalah sekolah bertaraf International dan memiliki banyak program yang baik untuk pengoptimalan pendidikan usia dini pada anak, ada School Program, dimulai dari Pre-Scholl Levels, dari Level Toddler sampai Kindergarten, Enrichment Program, Learning Program, English, Mandarin, Matematich, Art/Craft, Science, Social Studies, dan Music Movement, semua program tersebut sangat baik untuk perkembangan jasamani dan rohani.

Apple Tree Pre School BSD berdiri sejak tahun 2000 M, Visi utama adalah menjadi sekolah yang mendorong kepercayaan diri dan kemandirian siswa, dengan menciptakan suasana lingkungan belajar positif disertai dukungan orang tua dan guru-guru yang berdedikasi tinggi. Apple Tree Pre School BSD telah menggunakan Adopted Singapore Curriculum dalam proses pembelajaran.


#appletreebsd




Sumber dan Refrensi :

Jaipul L, Roopnarine, James E,Johnson. 2009. Pendidikan Anak Usia Dini dalam Berbagai Pendekatan. Jakarta : Pranmedia Group.
Agus Ds. 2009. Tips Jitu Mendongeng. Yogyakarta:  Kanisus.
Ahmad Mushlin, Ramiah, dkk.  2018.  Analisis Kebijakan Paud. Wonosobo : Mangku Bumi.
Suryana, Dadan. 2016. Stimulasi dan Aspek Perkembangan Anak. Jakarta : Kencana.
Hasbi Indra. 2017. Pendidikan Keluarga Islam Membangun Generasi Unggul. Yogyakarta : Deepublish.

Internet :

https://www.appletreebsd.com/

Video YouTube Liansyahlian by Biteable.com

Gambar :

Paxels.com 
Edit Photo By Canva

10 comments:

  1. Wah saya sangat setuju Pendidikan di jadikan landasand dasar, pendidikan memang harus di mulai dari keluarga ya, semangat kak menulis keep inspiratif..

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga tetap semanagat menulis, hehe, terimakasih dukunganya kak

      Delete
  2. Terimakasih sudah membaca blog ini kak, pendidikan memang harus di depankan, istilah nya pendidikan sepanjang hayat.

    ReplyDelete
  3. pendidikan itu memang harus dari kedua belah pihak
    baik keluarga maupun sekolah
    tapi keluarga mempunyai peran penting untuk pendidikan dasar anak
    tulisan yang mencerahkan

    ReplyDelete
  4. pendidikan itu memang harus dari kedua belah pihak
    baik keluarga maupun sekolah
    tapi keluarga mempunyai peran penting untuk pendidikan dasar anak
    tulisan yang mencerahkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih mba atas komen nya. semoga bermanfaat ya ilmunya

      Delete
  5. Mantaf ,,,, ane suka bahasan ente ni. Untuk kluarga ane di masa depan 👏

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah semoga kecapaian dapat anak yang bermanfaat buat agama bangsa dan Negara

      Delete
  6. Mendidik anak memang harus bertahap dan tentu saja dimuali dari keluarga. memilih tempat menempuh pendidikan juga penting banget. jangan sampai salah pilih.

    ReplyDelete
  7. Semoga Pendidikan anak di INDONESIA SEMAKIN BAIK

    ReplyDelete

Kami mengucapkan terimakasih atas kunjunganya di blog ini, silahkan berkomentar dengan bijak dan membangun keilmuan kita bersama, terimakasih.