Zonk di Akhir Maret

Jadi ceritanya ingin menghabiskan waktu liburan di hari Sabtu dengan hal hal produktif misalnya belajar, atau minimal nulis konten buat blog, jadi untuk Sabtu ini aku mutusin buat ikut kegiatan seminar dan workshop biar ala ala mahasiswa super sibuk dan nambah feed pencitraan di Instagram. Tapi sebelum itu kami dan tim gendang asrakal zikir nazam Pontianak dapat undangan nih di 2 tempat berbeda, nak berhubung banyak yang berhalangan jadi sedikit dilema mau milih tim gendang atau seminar, nah pada akhirnya milih seminar aja dengan asumsi zikir nazam bisa tiap Minggu sedangkan seminar yang materi yang super keren ini cuman sesekali dan belum tentu ada untuk selanjutnya.




Malamnya kami sempat-sempat iseng ngobrol dengan kawan untuk persiapan kegiatan besok, pertama jam 07.00 pagi kita ke Univ Muhammadiyah Pontianak untuk ikut seminar tentang seminar edukasi kesadaran keamanan data pribadi. Karena niat sedikit jahat kami berencana ambil dua kegiatan sekaligus sekitar jam 09 an kita keluar ujarnya lanjut seminar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat yang kebetulan materi nya keren tentang Partisipasi Pemuda dalam Pembangunan Daerah. Esok pagi pun tiba namun fakta berkata lain yang awal nya berencana turun jam 07 pagi akhirnya kami turun jam 08 pagi dan bergegas menuju Univ. Muhammadiyah dengan mengabaikan undangan Zikir Nazam Nur Islam. Dengan sangat perlahan namun pasti kami tiba di lokasi waw betapa terkejutnya kami melihat jumlah peserta yang masih ngantri dengan jumlah yang membludak bahkan disediakan 7 stand pendaftaran, melihat keadaan ini kami pun memilih resign dan berhenti untuk ikut ngantri, lebih baik ikut seminar di kantor Gubernur, akhirnya keinginan untuk dapat T-Shirt untuk 750 orang pertama di batalkan mision failed.

Akhirnya kami Putar haluan menuju pendopo Gubernur dan memilih jalan rute Sepakat2 jadi agak Mutar, setalah sampai kami zonk lagi dong ternyata acara nya bukan di kantor Gubernur coy, tapi di Pendopo Gubernur depan Museum,, hiks, waktu semakin siang kami semakin laju menuju daerah terkahir, dengan bermodalkan Google maps kami sampai di tujuan dan ketemu dengan seorang kawan seperjuangan di kampus yang mengalami hal serupa dengan kami mundur dari kegiatan Muhammadyah dan lari ke sini dengan tujuan yang lebih tinggi.

Seminar pun dibuka dengan hal seperti biasanya kami registrasi dan dikasi sedikit kudapan untuk pembuka, untuk kue nya enak dan bikin nagih, setelah paparan disampaikan dan sedikit hiburan merasa sudah mendapatkan ilmu yang cukup, kami memastikan apakah ada mendapatkan konsumsi atau tidak, dengan cross check di Benner dan benarnya saja teman2 ternyata tidak tersedia makan siang:-), sedihnya, sebelum merasa semakin sedih kami konfirmasi lagi ke salah satu panitia ternyata dugaan semakin kuat dan makan siang pun tidak disediakan. Akhirnya kami pun memutuskan pulang dan kembali ke tempat tinggal, sesampainya ditempat tinggal kami disuguhi pertanyaan dapat ada disana uang, baju dll hanya bisa diam, mereka yang memutuskan ikut undangan Zikir Nazam tentu dapat makan dong.. setalah ini akhirnya hanya bisa nulis dan ngentik dan persiapan kegiatan selanjutnya kopdar blogger di Cafe Alianyang dengan tim SEO Pontianak.

Kira kira ada nggak sih pelajaran atau hikmahnya yang dapat di ambil pada kegiatan hari ini, silahkan bantu jawab dikomentar. Terimakasih..

1 comment:

  1. Karena pilihan harus ditentukan, tidak bisa menjalani 2 hal sekaligus :)

    ReplyDelete

Kami mengucapkan terimakasih atas kunjunganya di blog ini, silahkan berkomentar dengan bijak dan membangun keilmuan kita bersama, terimakasih.