Menjadi Mahasiswa yang Berkualitas

Menjadi Mahasiswa yang Berkualitas
Oleh: Firmansyah


Mahasiswa berasal dari kata “Maha” yang artinya tinggi, dan “Siswa” yang berarti pelajar. Mahasiswa bisa diartikan sebagai pelajar yang paling tinggi levelnya. Sebagai seorang pelajar yang memiliki tingkatan tertinggi. Mahasiswa adalah orang yang belajar di perguruan tinggi, baik di universitas, institut atau akademi. Mereka yang terdaftar sebagai murid di perguruan tinggi dapat disebut sebagai mahasiswa. Seorang mahasiswa ditutntut untuk melaksanakan peran dan fungsinya serta menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian masyarakat.

Di Indonesia ini ada banyak sekali seseorang yang mepunyai status sebagai mahasiswa baik di PTN ataupun PTS. Namun apakah semua yang menyandang status sebagai mahasiswa memiliki kualitas yang tinggi ? Saya rasa tidak. Lalu mengapa semua itu bisa terjadi? Di saya ketahui dari curhatan saya dengan teman-teman antara lain adalah ingin mendapatkan pekerjaan yang bagus dengaan gaji yang tinggi; ingin mengangkat derajat orang tuanya; disuruh orang tua; dan ada pula yang beralasan bahwa kuliah hanya sekedar ingin mepertahankan gengsinya. Dari alasan tersebut, maka proses belajar selama diperguruan tinggi akan enibulkan efek yang berbeda pula tergantung dari alasan dan motivasinya menjadi mahasiswa.

Sebagai mahasiswa sudah seharusnya kita mepunyai kualitas yang tinggi layaknya status yang sidandang yaitu pelajar yang paling tinggi levelnya. Dengan adanya puluhan ribu mahasiswa di Indonesia, jika mereka semua mempunyai kualitas yang bagus dan tinggi, maka kita akan mampu mengubah Indonesia menadi lebih baik dan mengangkat derajat negeri ini menjadi negara yang berartabat, seperti kata-kata yang diutarakan oleh Bung Karno “Berikan aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan seluruh dunia”.
Saya mempunyai bebrapa tips menjadi mahasiswa yang berkualitas :

Pertama Membangun niat dan tujuan. Suatu niat yang benar akan membuat hati kita mantap, sedangkan tujuan yang jelas akan membuat setiap langkah terarah. Bangunlah niat kuliah karena Allah SWT, yaitu dengan belajar dan menimba ilmu, sehingga kita menjadi manusia berkualitas yang dapat memberikan kebaikan dan manfaat bagi yang lain. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).
Kedua Belajar dengan rajin dan bersunggug-sungguh, yaitu dengan cara banyak membaca buku, baik di bidang yang kita tekuni ataupun bidang-bidang lainnya serta peka terhadap masalah sosial disekitar kita.

Ketiga Membangun kepribadian dan karakter diri. Hal tersebut bisa dimulai dengan hal kecil seperti tidak mencontek saat uian karena kita telah yakin pada kemampuan kita. Menjadi mahasiswa yang jujur, mandiri, disiplin, bertanggungjawab, pemberani, memiliki semngat, sopan, santun, dan taat menjalankan agama juga merupakan salah satu cara membangun karakter dan kepribadian diri.
Keempat Menjadi mahasiswa yang aktif. Aktif dalam hal ini adalah aktif dalam perkuliahan, organisasi intra maupun ekstra kampus, dan kegiatan sosial lainnya.

Kelima Manajemen waktu yang tepat. 

Waktu memiliki beberapa tabiat yang membuatnya menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi kehidupan manusia. Berikut adalah beberapa tabiat dari waktu :
Pertama : Cepat berlalu
Allah berfirman dalam al- Qur’an surat Yunus ayat 45.
“Dan (ingatlah) akan hari (yang waktu itu) Allah mengumpulkan mereka, (mereka merasa diwaktu itu) seakan-akan mereka tidak pernah berdiam (di dunia) hanya sesaat saja di siang hari (di waktu itu) mereka saling berkenalan. Sesungguhnya rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah dan mereka tidak dapat petunjuk”.
Pada ayat ini Allah SWT menyebutkan keberadaan mereka didunia atau didalam kubur sangatlah singkat itu menambahkan rugi kita (manusia).
Kedua : Mustahil kembali
Waktu yang telah kita lewati, baik setiap detik, setiap menit, setiap jam, maupun setiap saat yang telah terlewatkan mustahil untuk dapat terulang kembali. Oleh sebab itu, jangan pernah menyia-nyiakan waktu yang telah diberikan oleh Allah SWT. Gunakanlah waktu dan kesempatan yang diberikan kepada kita dengan sebaik-baiknya sehingga tidak ada penyesalan dikemudian hari.
Ketiga : Harta termahal bagi manusia
Waktu merupakan harta termahal bagi semua manusia. Waktu lebih mahal daripada emas maupun berlian. Waktu tak ternilai harganya. Karena waktu adalah kekuasaan Allah SWT. Jangan pernah sekali-kali menyia-nyiakan waktu, karena boleh jadi, esok atau nanti bukanlah milik kita.
Itulah beberapa tabiat waktu yang perlu kita ketahui, agar kita bisa lebih menghargai waktu, tidak menyia-nyiakannya, dan menggunakannya untuk hal-hal yang lebih bermanfaat. Jika seorang mahasiswa mampu mengelola waktunya dengan tepat dan benar, maka insyallah dia tidak akan kesulitan mencapai target yang ditetapkan sejak tujuan awal masuk kuliah.

Keenam Menjaga kesehatan dan waktu tidur. Hal ini perlu dilakukan karena sebagai mahasiswa, jika kita tidak mampu menjaga kesehatan maka kegiatan kita akan terganggu.
Dan yang terakhir Menjaga kounikasi dengan orang tua atau kelurga. Hal ini bisa membuat kita untuk selalu bangkit jika kita sedang mengalami penurunan hasrat untuk maju dan belajar. Dengan berkomunikasi dengan orang tua, kita akan selalu teringat pengorbanan dan perjuangan orang tua demi kita yang sedang menjalani proses belajar sebagai mahasiswa.

Jika kita telah menjalankan seua tips atau cara di atas, insyaallah kita akan mampu menjadi mahasiswa yang berkualitas. Dengan kualitas yang kita miliki, maka kemapuan berdaya saing pun akan mengikuti. Semoga Bermanfaat.


Penulis : Mahasiswa IAIN Pontianak, semester 1 Jurusan Pendidikan Agama Islam, Kelas B.