What do you think about Pancasila ?

What do you think about Pancasila ?

Oleh : Liansyah
sumber gambar : news.unair.ac.id


1. Pancasila adalah perekat bangsa yang beragam. Jika dukungan Pancasila menurun, bangsa Indonesia tidak sesolid dulu. Bagaimana menurut Anda?


Pancasila adalah sebuah ideologi bangsa, artinya pancasila menjadi pemersatu dan menjadi dasar dari segala hukum yang ada di Indonesia.  Pancasila adalah pemersatu dan perekat bangsa, sebagai sebuah falsafah bangsa Pancasila hadir dan memberikan benang penyatu untuk seluruh negara kesatuan Republik Indonesia.
Namun apa yang terjadi jika dukungan atau nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila mulai menurun, sebagai dasar negara hal tersebut tentu harus di cegah dan jangan sampai terjadi mengapa sebab akan terjadi ketidakstabilan terhadap gugusan Indonesia, misalnya masyrakat yang acuh terhadap sila ketiga tentang persatuan maka mereka dengan mudahnya menghakimi terhadap yang minoritas tentu saja hal ini akan mengguncang persatuan NKRI.
Tentu saja dalam memperthankan keutuhan NKRI kita semua, harus turut berpartisipasi dalam mempertahankan Pancasila dengan cara apapun selama tidak bertentang dengan kode etik yang berlaku di Masyarakat Indoenesia.

2. Apa yang bisa dilakukan oleh masyarakat biasa pada umumnya untuk membuat Indonesia menjadi rumah bersama yang damai, beragam dan bebas terorisme?

Sebagai Ideologi bangsa, dan untuk mempertahankan keutuhan bangsa Indonesia, tentu di perlukan seluruh lapisan peran masyrakat untuk turut serta mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila. Masyrakat harus melakukan upaya seperti yang terkandung dalam sila antarnya :
 Dalam sila pertama mengandung nilai keyakinan beragama, yang memiliki sebuah pengertian untuk selalu menjunjung tinggi sikap keyakinan dalam beribadat terhadap agama yang diyakini secara penuh. Didalam kehidupan sehari-hari, terutama masyarakat perkotaan yang terdiri dari beragam suku dan keyakinan berkumpul dalam sebuah harmoni. Hal tersebut merupakan penyebab terciptanya masyarakat majemuk dan multikultural namun tetap memiliki rasa tenggang rasa untuk menghormati keyakinan orang lain.
Dalam sila kedua yang mengandung nilai kemanusiaan yang memiliki sikap dan perilaku sebagai manusia yang terpuji dan berkarater. Memahami bahwa semua manusia memiliki kedudukan yang sama, mengerti tentang hak dan kewajiban warga negara untuk saling besikap toleran dan tidak diskriminatif dalam kehidupan bersosial di masyarakat. Sebab dapat menekan bahaya radikalisme dan terorisme yang mungkin terjadi ditengah lingkungan masyarakat yang majemuk.
Dalam sila ketiga tercermin sebuah nilai kesatuan bangsa Inonesia yang utuh dan satu. Misalnya dalam gotong royong dalam kegiatan disekitar lingkungan. Ketika masyarakat bersatu tanpa melihat latar belakang suku, agama maupun aliran tertentu maka merupakan suatu cara mencegah radikalisme dan terorisme yang mengintai saat ini.
Dalam sila keempat memiliki pengertian bahwa setiap perbedaan dapat diselesaikan dengan jalan musyawarah. Tentunya manfaat musyawarah sangat banyak apalagi didalam menyelesaikan masalah dikehidupan sehari-hari, misalnya bila terjadi perselisihan dintara para warga masyarakat musyawarah lah yang diutamakan ketimbang dengan kekerasan.
Dalam sila kelima mengandung makna keadilan.  Keadilan disini sangat luas dan tidak terbatas dalam penjabarannya. Adil terhadap orang lain maupun diri sendiri, dalam memakai fasilitas umum misalnya. Tidak berkendara melampau batas hingga mengganggu pengendara lain merupakan sebagian keadilan untuk sosial dan individu.

3. Bagaimana seharusnya kita meletakkan Pancasila dalam kehidupan masyarakat?

        Acap kali dalam kehidupan sehari-hari pun Pancasila memiliki nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat di jadikan sebuah pedoman. Sebagai sebuah pedoman Pancasila sendiri memiliki isi yang dapat menjadi sebuah jawaban atas masalah yang mungkin terjadi dikehidupan sehari-hari masyarakat. Sebagai contoh, pada sila ketiga Pancasila berbunyi “Persatuan Indonesia”, dari sila tersebut mengandung banyak hal. Bahwa bangsa Indonesia harus bersatu meski terdapat perbedaan
     Dalam Kehidupan Sehari-hari bermasyrakat dan bernegara Pancasila menjadi dasar atau pedoman, sebagai pendidikan karekter, artinya dalam kehidupan bermasyrakat pancasila dapat pendidikan terutama dalam menerima keterbukaan terhadap berbagai macam ilmu pengetahuan, Terbuka dalam menerima segala hal baru, dan mengajarkan generasi muda tentunyan untuk bersikap terbuka yang berlandaskan Pancasila.
    Hal terpenting yang harus di teladan  Sebagai Nilai Kehidupan dalam stiap sila Pancasila membentuk keterikatan yang saling terkait satu sama lain yang utuh dan tidat dapat tergantikan. Dengan hal tersebut maka seseorang harus memahaminya dengan cara menyeluruh, dan tidak menafsirkannya hanya sebagian saja. Sebab akan merusak mkna yang sesungguhnya disamping itu juga akan merubah tafsiran dan makna yang sebenarnya yang terkandung di dalam Pancasila tersebut.

Berikut nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila, diantaranya:
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa terkandung nilai sebuah keyakinan tentang agama,
2. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung nilai kemanusiaan,
3. Sila Persatuan Indonesia mengandung nilai persatuan,
4. Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan mengandung nilai kerakyatan dan,
5. Sila Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia mengandung nilai keadilan.