Pelatihan Juru Bicara Pontianak Hari ke Dua Sesi 1

Pelatihan Juru Bicara Pontianak Hari ke Dua Sesi 1

oleh  Liansyah

ini adalah hasil gamabaran diri saya. 
no image.
10/6/2018, Neo Hotel, 08.00 dibuka dengan senam bersama senam penguin, senam dari Puskesmas dll, kemudian statement dari kelompok Nasionalis dan Kapuas, after that kami di beri satu lembar kertas dan diajak untuk menggambarkan diri sendiri dan respresntatifkan diri sendiri. mengapa aku menggambarkan diri sendiri dengan kalimaat "Saya Adalah Saya", karena saya merasa diri ini terlalu kompleks untuk digambarkan dengan sesuatu benda yang abstrak, bahkan kita semua sadar  bahwa semua manusia kadang menjadi baik, namun bisa juga menjadi lebih rendah dari binatang (hanya opini hehe), ada beberapa orang yang menggambarakan dirinya dengan Pohon, Air, Buku, bahkan Iron Men Marvel Hero.

Sekmen salanjutnya kami bersama melakukan ice breaking sekaligus pengenalan Pancasila lebih dalam, kami di bagi menjadi 5 Kelompok saya, mendapat kelompok 2, dalam beberapa statement, yang bapak pemateri sampaikan beliau seperti nya orang hebat berpakaian bak pejabat kelas atas, beliau mengakatakan bahwa dalam beragama kita tidak bisa merasa paling yakin dengan agama kita sendiri, justru ini bertolak belakang, malah dengan kita merasa bahwa agama kita yang kita yakini itu secara mendalam dan benar, dapat menimbulkan nilai toleransi, karena semua agama selalu membawa pesan perdamain, dengan mepelajari agama kita masing-masing dengan benar niscaya nilai Pancasila tepatnya Sila-1 dapat teramalkan denga baik.

Suasana Ice Breaking dan keseruanya foto by WA Group KBI Pontianak.




Suasana Sharing and Diskusi, pengalaman
menjadi penting ketika hidup berdampingan 
gambar by Wa Group KBI Pontianak.
Sekmen selanjutnya kami mendapat coaching dari Pak Nurul Maarif, beliau menjelaskan tentang keberagaman dalam beragama, salah satu statement beliau adalah dengan Perdamaian, damai adalah hal yang tidak membuat/menciptakan menyakiti orang lian, menghujat, bahkan dengan binatang dan makhluk hidup, hewan tumbuhan, namun saya bingung dengan kalimat menyakti tumbuhan, itu seperti apa, apakah kita jangan makan sayur, makan buah, atau bagaiaman, ini membingungkan, kalau ada yang mengerti boleh komen di bawah ya gengss..... ,  salah satu peserta yang dapat kesempatan untuk menceritakan tentang keberagaman namanya Putry beliau bercerita tentang keadaanya dulu yang hidup non-maden beliau juga backpacker keliling Indonesia, sehingga mendapat pelajaran/pengalaman tentang kebergaman Indonesia. Beliau bercerita ketika kelas 1 SMA berteman dengan kawan yang beda agama yaitu agama Khatolik namanya Angel namun komunikasi nya lewat online, dan akhirnya meraka bertemu di Pontianak kemudian dia bertemu namun dia dalam keadaan sakit, mereka saling mendukung itu sangat membuat dukungan moril, kemudian dari hal ini beliau merasa bahwa Persatuan itu tidak harus melihat latar belakang keberagaman  tutup beliau , kita dan semuanya saling membutuhkan, kalau ada yang salah dari kalimat di atas mohon dikoreksi ya Putri peserta KBI Pontianak, yang sangat aktif.


berlajutya untuk sesi selanjutnya : baca juga Peelatihan Hari Pertama