Pelatihan Juru Bicara Pancasila hari ke Dua Sesi 2

Pelatihan Juru Bicara Pancasila hari ke Dua Sesi 2



oleh Liansyah


Mengapa (Harus) Menulis, Pada  sesi ini Sholehudin Al Aziz, akan memaparkan kemampuan menulis, kemudian beliau memeberi semangat dengan menyampaikan petuah dari Bapak Proklamasi Soekarno, di antarnya adalah :




Soekarno
"Barangsiapa Ingin Mutiara Harus Berani Terjun di Lautan yang dalam"




Kemudian beliau menguatkan bahwa kebiasaan menulis adalah sebuah kawajiban, jika tidak kita akan hilang dalam sejarah, kemudian seperti yang di katakan oleh Pram :

"Orang boleh pandai menulis setinggi langit taoi selama ia tidak menulis ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian"



Pramodeya Ananta Toer




sumber gamar : Kompasnia.com


Mau menulis, menulis karangan kreatif, karangan yang mengeekspresikan pikiran dan perasaan penulisnya dengan cara yang unik, imajinatif dan terkadang bergaya puitis. yakin bahwa kita bisa menjadi lebih baik. kemudian rajin lah dalam berimajinasi, sejak kecil kita membangun imajinasi, kita ini creator,seniman tiga darah itu mengalir dalam tubuh kita tinggal kita mau mengembangkannya.

Kapan Mulai menulis : Lakukan Saja Sekarang, its now, ya sekarang kapan lagiiiiiiiii.

LATIHAN :
Metode tiga kata tulis tiga kata apa saja yang berhubungan dengan toleransi sebagai missal :
Keberagamana-Indonesia-Pancasila.
Buatlah sebuah paragraph yang dimulai dengan kata Keberagaman, dua kata sisanya Indonesia dan Pancasila disisipkan di mana saja di dalam paragraph tersebut, kemudian 3 kata tersebut dalam sebuah paragraph :
Jawab :
Keberagaman menjadi sebuah kekuatan bagi Negeri yang konon katanya Indah dan luas suku budayanya ia adalah Indonesia, penuh dengan sebuah misteri tak berujung serta menjujung tinggi sebuah azaz ideology bangsa namanya  indah nan elok yaitu Pancasila.

ini adalah hasil diskusi kami membahas sebuah Keberagaman kelompok 4 terdebst: 

Merajut Keberagaman dalam Beragama
Oleh Kel.4
Keberagaman menjadi sebuah kekuatan bagi Negeri yang konon Indah banyak suku budayanya yang penuh dengan sebuah misteri tak berujung serta menjujung tinggi sebuah asas ideology. Beragam suku ras dan agama di satukan dalam wadah yang sudah di sepakati sebagai pedoman hidup, di namakan Pancasila, dan dalam sebuah negeri yaitu Indonesia, sebuah bangsa yang Indah dan Elok namanya. 
Dalam Pancasila, sila pertama menyatakan Ketuhanan yang Maha Esa yang mengandung makna bahwa rakyat Indonesia memiliki keyakinan akan adanya Tuhan. Adanya keyakinan yang sama kepada Tuhan menjadikan  Indonesia memiliki keberagaman dalam beragama dan kepercayaan, Perbedaaan Agama dan keyakinan ini  tidak membuat kita tercerai berai melainkan satu kesatuan yang kuat dengan memaklumi ibadah dari masing-masing agama dan berbagi cerita dalam keberagaman supaya terjalin suatu ikatan yang kuat.
Keberagaman yang ada terdapat di Negara kita seharusnya menjadi sebuah motivasi kita untuk menjujung persatuan dan kesatuan, karena di Negara kita sejak awal telah terlahir di dalam satu kondisi perbedaan, yaitu perbedaan suku, bahasa, budaya dan agama yang sangat beragam di Indonesia.
Apabila dibandingkan dengan Negara lain tidaklah sama kondisinya dengan NKRI. Dimana suku dan budaya,bahasa yang sangat beragama ini kita telah mampu mencatat sejarah menyatukan ribuan pulau dari Aceh sampai dengan Irian Jaya dari Sabang sampai dengan merauke, untuk tunduk patuh kepada Ideologi yang sama itu Pancasila

foto ngeblur harap maklum ye, photo by WA group KBI Pontianak. lihat foto yang ditengah itu adalah penampakan.wkwk


Baca Juga Tulisan Sebelumnya :