Bahasa Indonesia di Ruang Publik

Bahasa Indonesia di Ruang Publik
Oleh Liansyah


Keberadaan bahasa di dunia adalah hal yang mutlak, bahasa adalah sesuatu yang sangat melekat dan mendarah dalam jiwa manusia, keberadaan nya ibarat tali yang mengingat setiap jiwa manusia, begitu juga dengan bahasa Indonesia keberadaanya di Negara Kesatuan Republik adalah sebuah bukti persatuan menyatukan beribu-ribu jiwa, beribu budaya, beribu suku dan terikat dalam satu bahasa yakni Bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia adalah cerminan dari wajah bangsa kita, bahasa yang mengukir bangsa 
Penggunaan bahasa Indonesia di ruang yang baik dan benar masih menjadi masalah yang berkelanjutan dapat ditemukan di tempat pariwisata, hotel masih di dominasi oleh penggunaan bahasa asing

Ruang Publik merupakan, ruang literasi sepanjang hayat, karena elistinasi bahasa menjadi jati diri bangsa, suku dan masyrakat seluruh Indonesia, kembali menjaga jati diri bangsa demi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, namun hadirnya globalisasi berlangsung tanpa batas dan melintasi Negara, karena itu perlu di adakan pengendalian penggunaan bahasa Indonesia, pengendalian ini dapat dimulai dari elit ekonomi, bekerjasama dengan birokrasi pemerintah dan seluruh lapisan msayarakat.

Mengukir nama Indonesia terlahir menjadi identitas, bangsa Indonesia menjadi bahasa Nasional yang mempersatukan,Bahasa Indonesia dalam ruang publik Undang-Undang No. 24 tahun 2009 pasal 36 ayat 3 tentang bendera, bahasa, lambang,Bahasa Indonesia adalah prioritas, bahasa Indonesia harus bersaing

Karena bahasa Indonesia adalah cermin nyata bangsa dan negara, supermasi kesadaran diperlukan untuk Indonesia maju.

Segenap pemerintah harus bekerjasama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan antara lain pemda untuk menerapkan regulasi penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik, pemerintah daerah, dinas kebudayaan, pemuda dan olahraga, pengusaha dan seluruh lapisan masyarakat, mengutamakan bahasa indonesia tidak akan mengurangi kualitas pelayanan

Menurunya pengguna bahasa Indonesia saat ini secara tidak langsung adalah karena keberadaan ruang publik yang memperkenalkan bahasa asing hampir di setiap petunjuk arah, tak hanya itu kini bahasa asing menjadi kemampuan utama dan wajib bagi pelamar kerja, hindari berpikir bahwa bahasa asing lebih baik dari bahasa indonesia,

Bahasa asing di gunakan sebagai peningkatan kualitas diri, namun yang lebih penting adalah Bahasa Indonesia sebagai kekuatan pemersatu bangsa.