Pengembangan Materi Ajar PAI

Nama                                       : Liansyah
Nim                                         : 11611018
Satuan Pendidikan                  : Al Quran Hadis
Mata Pelajaran                        : AlQuran dan Hadis
Pokok Pembahasan                 : Tolong- Menolong dan Mencintai Anak Yatim
Semester/Kelas                        : 2/VIII
Waktu                                     : 08.40-10.40
BAB IV
Tolong-Menolong dan Mencintai Anak Yatim
Kompetensi Inti
1.      Menerima menjalankan dan mengahargai ajaran agama yang dianutnya.
2.      Menunjukan prilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, satun, peduli dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air.
3.      Memhami kemapuan factual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis dalam karya yang estetetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat dalam tindakan yang mencerminkan beriman dan berakhlak mulia.
Kompetensi Dasar
1.      Menulis hadis tentang tolong-menolong dan mencintai anak yatim
2.      Menerjemahkan makna hadis tentang tolong-menolong dan mencintai anak yatim
3.      Menghapal hadis tentang tolong-menolong dan mencintai anak yatim.
4.      Menjelaskan keterkaitan isi kandungan hadis dalam prilaku tolong-menolong dan mencintai anak yatim dalam fenomena kehidupan dan akibatnya.


Indikator Pencapaian Kompetensi Dasar
Peserta didik mampu :
1.      Menjelaskan hadis tolong-menlong dan mencintai anak yatim
2.      Menjelaskan makna hadis tentang tolong menolong dan mencintai anak yatim
3.      Menghapal hadis tentang hadis tolong-menolong dan mencintai anak yatim.
4.      Menjelaskan prilaku tolong-menolong dalam kehidupan dan akibatnya.

Standar Kompetensi
Memahami hadis tentang tolong-menolong dan mencintai anak yatim
Tujuan Kompetensi
1.      Siswa dapat memahami  hadis tentang tolong-menolong dan mencintai anak yatim.
2.      Siswa dapat menghapal hadis tentang tolong-menolong dan mencintai anak yatim.
3.      Siswa dapat mengamalkan isi kandungan hadis tentang tolong-menolong dan mencintai anak yatim
4.      Siswa dapat memhamai arti tolong menolong dan menintai anak yatim dengan mendalam.












Deskripsi Materi
Anak yatim memerlukan kasih saying dari semua orang. Kepedulian terhadap nasib yatim sangat dihargai dalam Islam. Bahkan, orang yang menyayangi anak yatim dijanjikan akan berada di syurga bersama nabi Muhammad saw. Panti asuhan merupakan salah satu kepedulian terhadap anak yatim.
Naluri manusia untuk hidup tolong-menlng sudah adak sejak usia anak anak. Naluri untuk terus beralanjut hingga berakhirnya kehidupan mansia. Semua itu karena adanya kesadaran bahwa tanpa bantuan orang lain , seorang tidak akan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.
A.    Hadis tentang tolong- menolong
1.      Lafal Hadis
                  Agama islam adalah agama yang mengatur segala aspek kehidupan manusia, ajaran islam tidak hanya membicarakan hubungan manusia dengan sang pencipta saja, tetapi juga mengajarkan kepada pemeluknya, bagaimana cara hidup bermasyarakat yang baik.Karena manusia tidak terlepas dari hidup bermasyarakat, saling berhubungan satu dengan yang lainnya, maka islam mengajarkan bagaimana cara tolong menolong yanga baik yang diridhoi oleh Allah SWT.Berikut sabda Rasulullah saw. Yang mengajarkan kepada pemeluknya untuk saling menolong.
Hadits tentang tolong-menolong                              
المسلم اخوالمسلم لايظلمه ولايسلمه ومن كان فى حاجة اخيه كان الله فى حاجته ومن فرّج عن مسلم كربة فرّج الله عنه كربة من كربات يوم القيامة ومن ستر مسلما ستره الله يوم القيامة.(رواه البخارى)
2.      Terjemahan Hadis
Setelah kalian mampu membaca hadis hadis tentang tolong-menolong, perahtikan terjemahan hadis tersebut berikut ini:
Seorang Muslim itu saudara bagi muslim lainya. Ia tidak boleh menganiaya dan tidak boleh menyerahkannya (Kepada Musuh). Barang siapa membantu keperluan saudaranya, Allah akan membalas membantu keperluany. Barang siapa membebaskan seorang muslim dari kesusuahan, Allah akan membebaskan suatu kesusahan dirinya dari seorang muslim,Allah akan menutupi aib nya pada hari kiamat. ( H.R Al Bukhari dari Abdulah Ibnu Umar No.2262).
3.   Kandungan Hadis
Hadis ini menjelaskan bahwa seorang muslim satu dengan yang lainya adalah saudara. Karena itu, sesame muslim tidak boleg saling menzalimi, dalam hadis ini ada beberapa janji Allah Swt :
b.      Orang yang mau membantu keperluan saudaranya, ia akan dibantu Oleh Allah Swt.
c.       Orang yang melepaskan kesusahan orang muslim, ia akan dilepaskan dari kesusahan.
B.     Hadis tentang Mencintai Anak Yatim
Kehidupan ini tidak selalu sesuai dengan keinginan manusia, setiap manusia selalu mengiginkan hidup bahagia, Kenytaanya tidak semua keinginanya dapat terpenuhi. Setiap anak pasti menginginkan hidupnya bahagia dan didampingi kedua orang tuanya. Akan tetapi, impian mereka saling hilang ketika harus di tinggal mati orang tua sebelum mereka dewasa.
1.      Lafal Hadis
Sebelum mepelajari kandungan hadis tentang mencintai anak yatim, mari kita baca lafal hadis hadis berikut
Hadis Tentang Mencintai Anak Yatim - Ditinjau dari istilah Yatim Piatu adalah seorang yang di hidupnya sudah tidak memiliki orang tua, baik ayah atau ibu. Menurut bahasa kata yatim memiliki arti seorang anak yang tidak punya ayah, sedangkan piatu memiliki arti seorang anak yang tidak memiliki ibu.
·      Hadits Pertama

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَنَا وَ عَنْ أَبِي
كَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَأَشَارَ بَيْنَهُمَا (رواه مسلم )
Artinya: ”Aku dan orang-orang yang memelihara anak yatim di syurga seperti ini. Beliau menunjukkan telunjuk jari tengah serta beliau merenggangkan antara keduanya”. (H.R. Muslim)

·      Hadits Kedua

خَيْرُ بَيْتٍ فِى اْلمُسْلِمِيْنَ  بَيْتٌ فِيْهِ يَتِيْمٌ يُحْسَنُ اِلَيْهِ وَشَرُّ بَيْتٍ فِى اْلمُسْلِمِيْنَ بَيْتٌ فِيْهِ
 يَتِيْمٌ يُسَاءُ اِلَيْهِ . رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهُ عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ.
Artinya: "Sebaik-baik rumah orang islam adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim dan diasuh dengan baik. Seburuk-buruk rumah orang islam adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim yang diperlakukan dengan jahat."  (H.R. Ibnu Majjah dari Abu Hurairah).

1.      Kandungan Hadis
Hadis ini memberikan motivasi kepada kita untuk mau peduli terhadap anak yatim. Orang yang mau peduli terhadap anak yatim dengan cara memeliharanya, akan memperoleh kedudukan yang tinggi yaitu berada di syurga bersama nabi Muhammad saw. Layaknya telunjuk dan jari tengah.

C.    Keterkaitan Kandungan Hadis tentang Tolong- Menolon dan Mencintai Anak   Yatim dalam Kehidupan.
        Hadis tentang tolong-menolobg dan mencintai anak yatim memiliki keterkaitan dalam keidupan sehari-hari anatara lain sebagai berikut :
1.      Tolong menolong dan mencintai anak yatim memiliki nilai ibadah yang berdimensi social.
2.      Tolong-menolong dan mencintai anak yatim merupakan bentuk kepedulian terhadap sesame yang harus diterapakan dalam kehidupan sehari-hari.
3.      Tolong – Menolong dan mencintai anak yatim merupakan bukti pelaksanaan terhadap ajaran Islam bagi seorang muslim. Seorang muslim yang mengabaikan kedua urusan tersebut dikatagorikan sebagai penduta agama.
4.       Tolong- menolong dan mencintai anak yatim memberikan kesempatan kepada orang lain untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik
5.      Sikap suka menolong dan memedulikan nasib anak yatim merupakan dakwah bil-hal sehingga menarik simpati dari orang yang masih lemah imannya.
D.    Dampak Positif Sikap
Apabila sikap hidup tolong-menolong dan mencintai anak yatim itu dapat kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari, akan besar dampaknya.
1.      Islam dapat dirasakan sebagai rahmatinlil alamin
2.      Hubungan pesaudaraan sesame manusia dapat terjalin dengan kuat.
3.      Ada kenikmatan hidup bersama di suatu masyarakat.
4.      Kemiskinan, Kesulitan dan kesengsaraan dapat dihilangkan
5.      Jurang pemisah antara si miskin dan si kaya serta rakyat dapat terkikis.

E.     Penerapan Sikap Tolong- Menolong dan Mencintai Anak Yatim dalam Kehidupan
        Sikap tolong –menolong dan mencintai anak yatim merupakan ajaran yang sangat mulia. Namun, kedua sikap tersebut tidak akan bermanfaat selama tidak di terapkan dalam kehidupan sehari-hari, perilaku yang dapat dilakukan antara lain :
1.      Ikut andil menyelesaikan permasaahan bersama-sama, misalanya mendirikan rumah dan memberi bantuan orang yang sedang kesusahan
2.      Berusaha meingankan beban sesama manusia, misalnya mengunjungi orang sakit, melayat tetangga yang meninggal, dan memberikan pinjaman yang diperlukan.
3.      Mengasuh dan mendidik anak yatim agar tidak terlantar hidupnya.
       


Rangkuman :
1. Sikap hidup tolong-menolong merupakan salah satu bentuk ibadah sosial yang harus   senatisa dilestarikan
2. Orang yang suka menolong orang lain anak memperoleh pertolongan dari Allah Swt.
3. Mencintai anak yatim merupakan perintah agama.
4.Keutamaan orang yang mencintai anak yatim akan berada di surge dengan nabi.

fa
 






F.     Evaluasi :
1.      Tuliskan hadis tentang tolong-menolong dan mencintai anak yatim ?
2.      Terjemahkan hadis tentang tolong-menolong dan mencintai anak yatim ?
3.      Jelaskan keterkaitan isi kandungan hadis dalam prilaku tolong-menolong dan mencintai anak yatim dalam fenomena kehidupan dan akibatnya ?








0 komentar:

Post a Comment

Kami mengucapkan terimakasih atas kunjunganya di blog ini, silahkan berkomentar dengan bijak dan membangun keilmuan kita bersama, terimakasih.