Guru Pahlawan Tanda Jasa

Guru Pahlawan Tanda Jasa
Oleh  Liansyah

            Keberadaaan pendidikan di dunia ini adalah sebuah keharusan mutlak. manakala pendidikan menjadi indikator  kemajuan sebuah peradaban bangsa, artinya semakin maju suatu negara maka semakin tinggi kualitas pendidikanya, namun masalah pendidikan di Indonesia  sedang di terjang  oleh  polemik berkepanjangan yang tak henti-hentinya baik dari sisi ekonomi, sosial kultur, politik, dan sebagainya.
http://www.batasnegeri.com/wp-content/uploads/2015/11/gambar-guru.gif.png
batasnegeri.com
Pendidikan adalah tonggak penting kemajuan, mungkin semua setuju dengan pernyataan ini, namun sadarkah dibalik maju nya pendidikan ada seorang yang  bermain dibalik layar dan berjiwa besar, seorang pahlawan yang bergerak perlahan namun mencerdasakan bangsa, seperti yang diungkapkan oleh Ki Hajar Dewantara “ Guru ddalah seorang pejuang tulus tanpa tanda jasa  mencerdaskan bangsa”.
Meraka tidak semata-mata sebagai pengajar tetapi juga sebagai pendidik dan sekaligus sebagai pembimbing. Sejatinya peran guru lebih dari itu,   merakalah yang mencetak generasi bangsa, mereka yang membimbing  dan menjalankan tali estafet pahlawan terdahulu. Pembangunan terhadap Indonesia harus punya bentuk yang nyata dan ini ditentukan oleh  kemampuan pendidik yang mampu mengubah karakter generasi penerus ke dapan.  Pemikiran terhadap kemajuan dapat dilibatkan pada pola pikir pentingnya tenaga pengajar yang kompeten dan kokoh pendiriannya untuk mendidik. Guru pahlawan tanda jasa, mengapa penulis memberikan judul ini tersebab guru adalah manifestasi dari pahlawan yang jasanya sengat besar pengakuan terhadap mereka perlu didaulatkan sekarang meraka bukan lagi pahlawan tanpa tanda jasa,  meraka adalah pahlawan sebenarnya.

Apresiasi yang ditunjukan kepada mereka perlu dibangun lebih dalam atinya mereka lah yeng meciptakan arsitektur handal, tenaga medis bahkan profesor, dan politikus. Alangkah mulianya pekerjaan ini dalam arti spesial, profesi yang mulia, karena ditangan mereka akan lahir pahlawan-pahlawan pembangunan yang kelak mengisi ruang publik dinegeri ini.
Pandangan Islam terhadap guru seperti yang diungkapkan Imam Al-Ghazali  manukrif  dari perkataan para ulama yang menyatakan bahwa guru merupakan Pelita segala zaman, orang yang hidup semasa degannya akan memperoleh pancaran cahaya keilmuannya. Andaikata dunia ini tidak ada guru niscaya manusia seperti binatang sebab mendidik adalah upaya mengeluarkan manusia dari sifat kebinatangan kepada sifat insaniyah dan ilahiyah, beginilah pandangan Islam terhadap guru yang jasanya sungguh luar biasa.
Al-Ghazali juga menegaskan bahwa kedudukan yang tinggi yang diduduki oleh orang yang berpengetahuan bahwa orang alim yang bersedia mengamalkan pengetahuannya adalah orang besar disemua kerajaan langit, dia seperti matahari yang menerangi alam, ia mempunyai cahaya dalam dirinya seperti minyak wangi yang mengharumi orang lain karena ia memang wangi. Dijelaskan pada QS. Al-Mujadilah:11. “Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakaan.
Kedudukan guru sangat mulia, oleh karena itu dalam momentum yang berbahagia ini sudah seharusnya kita menghargai jasa mereka yang beregerak terus untuk kemajaun pendidikan bangsa. Guru terimakasih jasa mu tak terbayarkan.

0 komentar:

Post a Comment

Kami mengucapkan terimakasih atas kunjunganya di blog ini, silahkan berkomentar dengan bijak dan membangun keilmuan kita bersama, terimakasih.