Peran Keluarga dalam Upaya Pendidikan Anak

Image result for gambar animasi keluarga
sumber gambar asral-huda.blogspot.com

Anak memiliki hak yang sangat tinggi dalam pendidikan. Para Ahli mengakui bahwa secara faktual pada rentang usia (3-4 tahun) rata-rata anak sudah dapat membedakan antara tangan kanan dan tangan kiri, dari segi psikologis usia anak 3-4 tahun dikenal dengan masa pembangkang atau masa krisis. Dalam masa itu lah pendidikan memiliki sebuah peran penting artinya sentuhan pendidikan untuk menumbuhkembangkan potensi anak.

Peran Keluarga dalam Upaya Pendidikan Anak
Oleh Liansyah

Masyarakat kecil itulah sebuah istilah yang mengambarkan kehidupan rumah tangga, seperti sebuah masyarakat ada berbagai hal yang diputuskan bersama dari segi penjagaan  anak, perlindungan keluarga, kepekaaan sosial, pendidikan dan masalah penting lainya.
Sebuah keluarga akan dikatakan lengkap jika terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Anak sebagai generasi penerus bangsa, penerus cita-cita perjuangan, dan penerus pembangunan haruslah memiliki karakter yang sesuai dengan agama dan Pancasila. Keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak, khusunya orang tua harus bahu-membahu dalam memberikan pendidikan  yang terbaik.
Umat islam menanamkan pendidikan agama pada anak sejak dini karena itu merupakan kewajiban yang tidak bisa ditawar-tawar. Hal tersebut terdapat dalam Surah Al-Luqman yang mengajarkan pendidikan tauhid kepada anak  sejak kecil.  Oleh karena itu, pendidikan harus dilakukan secra optimal dan maksimal dengan memanfaatkan seluruh potensi dan instusi yang ada. Mulailah pendidikan dari sebuah keluarga, hal ini memiliki arti bagaimana sebuah keluarga  memiliki peran penting dalam keberlangsungan pendidikan anak.
Keberadaaan anak bagi suatu bangsa menjadi lebih penting jika dipandang sebagai potensi Sumber Daya Manusia (SDM), sebab tanpa SDM yang berkualitas maka  sumber kekayaan Alam tidak dapat terkelola secara maksimal. Dari sinilah semakin jelas bahwa anak haruslah disiapkan menjadi generasi muda yang berkualitas.
Dalam sebuah hadis yang artinya “ tidaklah anak dilahirkan kecuali telah membawa potensi atau fitrah muaka kedua orang tuanya lah yang menjadikan anak itu Nasrhani, Yahudi ataupun Majusi” (H.R Muslim). Para pakar pendidikan Islam sepakat mengatakan bahwa pendidikan Islam terhadap anak sudah dimulai sejak dalam kandungan agar terlatih untuk medengarkan ayat suci Alquran dan mengerjakan amal saleh serta makanan apa yang ibunya makan apakah halal atau tidak. Sejatinya anak sudah dapat dilatih sekalipun masih dalam kandungan.
Dalam pendidikan anak ada beberpa hadis yang dapat dijadikan sebuah filosofi pendidikan “ didiklah anak-anakmu dengan tiga perkara: mencintai Nabimu, mencintai keluarga nabi dan membaca Al- Quran. (H.R Thabrani), dengan ini menunjukan bahwa pendidikan alquran merupakan pondasi awal bagi anak karena dengan alquran lah menguatkan keyakinan anak dan keimanan.
Image result for gambar animasi keluarga
sumber gambar :gambartop10.blogspot.com
            Pendidikan dalam keluargalah yang dapat menopang sebuah keluarga, kelanjutan pendidikan anak secara formal adalah  adalah ketika dimulai dari dari usia 7-12 tahun yang disebut usia sekolah. Dan berlanjut dari usia 12- 18 tahun dalam pendidikan Sekolah menengah dan Sekolah Menengah Atas. Pada usia ini peran jalur pendidikan baik sekolah maupun jalur luar sekolah harus bena- benar di manfaatkan dan diupayakn secara maksimal di rumah tangga (Keluarga, sekolah maupun masyarkat.
Di dalam “Undang  - undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3,  Tujuan dari pendidikan Nasional adalah mengembangkan potensi,peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.
Dari hal itu Sejatinya pendidikan memilik urgensi yang mendalam  bagi anak, pendidikan pada anak tidak hanya sekedar mengenal buku atau tulis atau rumus matematika atau pelajara Pengetahuan Alam, tetapi memegang makna yang lebih penting dan dalam. Jelas sekali bahwa pendidikan dapat menguatkan pikiran menciptakan insan yang bertakwa, berkhalak muliak  dan mencari pengetahuan lebih, pendidikan juga memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang dari berabgai kalangan. Sehingga dapat membentuk dasar berkaitan dengan ekonomi, sosial dan poltik untuk kepentingan keluarga dan masa depan bangsa.

Suatu kelemahan sekaligus permasalah yang dihadapi suatu bangsa bahwa pendidikan yang dapat di enyam oleh anak hanya sebatas Sekolah Dasar  bahkan terhenti atau untuk membaca dan menulis menjadi suatu yang sangat sulit dirasakan. Banyak faktor yang menyebabkan pendidikan pada anak terhenti di antara nya adalah kemiskinan dan kurang-nya peduli keluarga dan anak yang masih mersakan pendidikan di paksa untuk membanting tulang sungguh menjadi ironi yang menyedihkan.
 Bagi keluarga dan lapisan masyrkat mari tanamkan konepr mencari ilmu adalah sebuah kewajiban tidak hanya sebatas pendidikan keluraga, sekolah dan  menuntut ilmu sudah seharusnya ditanamkan dalam hati setiap manusia, hal tersebut sangat penting dan akan menjadi bekal dalam melewati bahtera ketidatahuan. Sejatinya pendidikan yang berkarakter akan menciptakan banyak intlektual terpelajar bukan intelektual kurang ajar

0 komentar:

Post a Comment

Kami mengucapkan terimakasih atas kunjunganya di blog ini, silahkan berkomentar dengan bijak dan membangun keilmuan kita bersama, terimakasih.