Konservasi Hutan dan Pelestarian Lingkungan di Indonesia

Konservasi Hutan dan Pelestarian Lingkungan di Indonesia
Oleh Liansyah
Image result for gambar hutan konservasi
sumber gambar sindonews.com
            Hutan Secara simbolik dapat dilambangkan seperti Paru-Paru Dunia, yang menjalankan sistem pernapasan bumi, di dalam hutan terdapat berbagai jenis tumbuhan yang dapat menyerap karbondioksida (Co2) sekaligus menghasilkan Oksigen (O2) hutan juga sebagai pengatur tata air dan peletarian alami terhadap berbagai macam Flora dan Fauna, juga sebagai sarana terhadap penanggulangan bencana alam.
Kenyataannya  eksistensi hutan sudah mulai menurun disebabkan ulah  tangan manusia seperti penebangan liar, alih fungsi hutan menjadi lahan perkebunan, kebakaran hutan, eksploitasi terhadap hutan secara berlebihan dan penebangan pohon yang diperlukan untuk pembangunan, sehingga teciptalah sebuah gedung pencakar langit, pusat perbelanjaan, pabrik skala besar tetapi meninggalkan bekas yang mengerikan.
Bekas  tragis  dari eksploitasi terhadap hutan, dapat terlihat jelas dari  kondisi hutan sekarang,   seperti yang dilansir pada lembaga Greenpeace swadaya Masyarakat yang mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang mempunyai tingkat laju deforestasi tercepat di dunia, sebanyak 72% dari hutan asli Indonesia telah musnah dan 1,8 juta hektar hutan dirusakan..
            Disebabkan hal tersebut diperlukan upaya konservasi (perlindungan) terhadap hutan, dengan tujuan untuk menjaga hutan, mencegah serta membatasi kerusakan hutan, mempertahankan dan menjaga hak dari ekosistem agar selalu tertata, diperlukan upaya yang maksimal untuk memperbaiki raport merah kerusakan hutan, sehingga dapat melestariakan hutan sebagai bagian dari sebuah lingkungan.
Image result for gambar hutan konservasi
sumber gambar profauna.com

            Lingkungan sendiri adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam (Seperti tanah,air, dan udara) serta makhluk hidup yang ada di muka Bumi baik itu tumbuhan,manusia,hewan dan lain-lain. Sehingga lingkungan merupakan hal yang takkan dapat terpisahkan dari kehidupan kita. Sifat saling ketergantungan antar ekosistem atau yang sering kita kenal dengan Simbiosis baik itu Mutualisme,komensalisme, dan Paratisme. Merupakan kodrat dari kehidupan jika hal ini tidak terorganisir secara maksimal maka akan menyebabkan ekositem yang tidak seimbang atau pincang sebelah.
            Beberapa hal yang dapat disebabkan oleh ketidakseimbanagan alam adalah peristiwa Global warming  atau dikenal juga dengan pemanasan global, adalah suatu peristiwa dimana terjadi peningkatan suhu di atmospher dan di permukaaan bumi, peningkatan suhu dibumi tentu akan membawa dampak yang besar terhadap sistem ekologi, menurut penelitian pengamat ekologi pada abad ke-21 suhu bumi mengalami peningkatan sebesar 4 derajat celcius kenaikan suhu ini mengakibatkan gletser dikutub mencair dan mengancam tatanan kehidupan dikutub tentu permukaan air laut akan meningkat dan menimbulkan potensi pulau- pulau akan tenggelam.
Image result for gambar hutan konservasi
sumber gambar impalub.or.id
            Melihat hal ini harus segera diperlukan upaya yang nyata diantaranya adalah yang pertama adalah reboisasi/reforestaion merupakan kegiatan penanaman kembali pada lahan yang tandus dan gundul biasanya disebakan oleh tangan jahil manusia, reboisasi sangat penting dilakukakan karena pohon bisa menyediakan suplay oksigen dengan melimpah dan mampu menyerap polusi serta karbondioksida. Kedua tingkatkan rasa cinta kita terhadap lingkungan tanamkan bahwa hutan dan lingkungan adalah milik kita bersama dan sudah menjadi kewajiban untuk tetap merawatnya sebgai sebuah kepentingan untuk kita dan generasi selanjutnya.
            Oleh karena itu marilah, Jangan sampai bumi  yang sudah tua renta ini semakin tersiksa kerana ulah manusia. Seharusnya kita berterimakasih kepada bumi yang tercinta karena telah di izinkan menempatinya dengan merawat bumi dan mencintainya menunjukan bukti terimakasih kita. Seperti pepatah mengatakan merawat lingkungan dan hutan sama dengan merawat masa depan anak cucu kita.

0 komentar:

Post a Comment

Kami mengucapkan terimakasih atas kunjunganya di blog ini, silahkan berkomentar dengan bijak dan membangun keilmuan kita bersama, terimakasih.