Gender dan Orientasi Seksual yang Menyimpang, Perusak Eksistensi Manusia Benarkah?



Gender dan Orientasi Seksual yang Menyimpang, Perusak Eksistensi Manusia Benarkah?
Oleh : Liansyah



Secara absolut Tuhan menciptakan manusia dengan dua kategori perempuan dan laki-laki terpandang secara bilogis, namun dengan adanya keberagaman yang kompleks justru terjadi beberapa paham yang  merekonstruksi dirinya menjadi gender yang beralawanan dari kenyataan. Sejak masa pubertas  manusia juga memiliki hasrat terpendam serta cenderung memiliki kekuasaan terhadap hasrat tersebut namun menurut budaya, agama dan hukum hanya ada dua jenis kelamin yang diakui  yaitu dia perempuan apabila memiliki vagina serta rahim dan diakui laki-laki apabila memiliki penis serta sperma, adalah sebuah penyimpangan terhadap orientasi seks apabila mengekspresikan seksual ke tempat yang berbeda seperti yang dilakukan oleh paham atau nama kerennya LGBT ( Lesbian Gay Biseksual dan  Transgender). Sebuah pertanyaan besar apakah ini menyimpang simak alasanya?
1.      Ketentuan yang Terbentur dengan Realita
Image result for gambar gender
sumber gender-roles.com
Sepanjang sejarah berbagai elemen masyarakat memberikan istilah tersendiri terhadap kaum LGBT seperti di daerah Melayu kabupaten Sambas Kalimantan Barat menyebut mereka Transgender yang mengubah kodrat dari laki-laki menjadi perempuan itu dengan istilah Bencong, ini merupakan bentuk cemooh dari masyarakat sedangkan dalam budaya nasional dikenal dengan waria secara sadar mereka menentang ketentuan yang telah diciptakan oleh Tuhan karena telah menyebrangi ketentuan dan sebuah akibat  fatal adalah tanatan ekosistem manusia akan hancur diakibatkan orientasi seksual yang berebeda.
2.      Kuam Gay ini Wahyu Allah tentang Anda?
Sebuah peringatan keras tentu telah diluncurkan oleh Allah Swt, bahkan dalam catatan sejarah hal ini pernah terjadi dan baru muncul pada zaman nabi Luth AS, gay sendiri adalah istilah untuk akktifitas dari menyalurkan seksual kepada sesama jenis atau sodomi. Sodomi adalah memasukan kepala dzakar kedalam dubur pria, nah perbuatan ini lah yang disebut orientasi seksual yang salah, padahal secara fakta dubur sendiri adalah tempat keluarnya kotoran manusia, kembali ke cerita nabi Luth, Allah taala berfirman “dan kami telah mengutus nabi Luth kepada kaumnya. Ingatlah ketika ia berkata kepada mereka : mengapa kalian mengerjakan perbuatan yang hina yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun didunia ini sebelum kalian ( Q.S AL Araf : 80)”. Akan kah sejarah terulang kembali sebagai insan yang sempurna kita harus belajar kepada sejarah karena hakikat sejarah sendiri adalah sebagai bahan pelajaran untuk masa yang akan datang, sahabat yang mulia sudah tau bagaimana dan apa yang terjadi kepada mereka “ Maka kami jadikan bagian atas kota itu tebalik kebawah dan kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras”( Q.S Al Hijr : 74). Itulah yang yang akan terjadi sebuah azab yang pedih.
3.      Bagaiamana dampak terpendam dari LGBT
Image result for gambar gender
sumber Qureta.com
Sungguh mengejutkan bukan mereka menciptakan sebuah varian baru dari manusia, inilah sumber masalah pelik yang kita hadapi, apakah LGBT Hak Keberagaman atau paham perusak eksistensi manusia?, sebuah hukum yang berlaku di seluruh dunia menurut asalnya adalah “ ikatan batin antara pria dan wanita harus tetap terjalin dalam mengarungi bahtera rumah tangga dan ini dia kunci terpenting adalah menghasilakan penerus bangsa (keturunan)” lalu bagaimana jika penerus terhenti. Apakah LGBT dapat menghasilkan keturunan ,tidak  mungkin. Menurut penelitian itu takkan pernah terjadi bahkan akan datang sebuah virus yang disebut dengah HIV/AIDS, sifillis dan Gonrohoe dll. Teruntuk kaum LGBT kembali lah kejalan kodrat ynag benar, percaya bahwa Tuhan itu adil, jalani hidup dan ikuti alurnya.

Sebuah kesimpulan dari esai ini adalah realitas terhadap seks, gender dan orientasi seksual adalah sebuah problem yang berkepanjangan bahkan sudah dimulai sejak awal peradaban manusia, banyak dari mereka yang merekrontruksi diri mereka yang bertentangan dengan asalnya, keberagaman gender yang kompleks bukan hanya dipandang dari aspek liberal atau kebebasan dalamberbagai hal tanpa ada sekatan yang menyelamatkan ketimpangan tersebut. Jika manusia seperti ini siapa yang akan menghasilkan keturunan dimuka bumi akan kah eksistensi manusia sirna. Jawabanya ada pada dirimu.

0 komentar:

Post a Comment

Kami mengucapkan terimakasih atas kunjunganya di blog ini, silahkan berkomentar dengan bijak dan membangun keilmuan kita bersama, terimakasih.